Usaha kuliner seperti menjual kue, catering, atau membuka warung adalah salah satu pilihan bisnis yang selalu populer. Selain memiliki konsumen luas dan beragam pilihan, Anda bisa memulainya dengan modal kecil. Akan tetapi, jika ingin bisnis Anda sukses dan mampu berkembang di tengah persaingan yang ketat, pastikan menggunakan strategi di bawah ini.

Persiapan Memulai Usaha Kuliner

Source: Qoala


Inilah beberapa aspek penting yang harus Anda siapkan sebelum menjajal usaha kuliner jenis apa pun:

1. Memilih Jenis Kuliner
Calon pengusaha harus mempertimbangkan beberapa faktor sebelum memilih jenis kuliner yang hendak dipasarkan. Misalnya, bagaimana minat calon konsumen di daerah Anda terhadap makanan atau minuman tersebut? Apakah rentang harganya sesuai dengan tingkat ekonomi dan demografi calon pembeli? Apakah ada potensi terhadap produk tersebut jika Anda berniat menjualnya untuk pertama kalinya?
Jenis usaha kuliner tidak harus menjual makanan jadi seperti makanan ringan, kue, atau paket nasi. Anda juga bisa menjual makanan beku siap goreng atau bahkan elemen masakan seperti sambal dan bumbu kemasan. Anda juga bisa menawarkan katering dengan daya tarik tertentu, misalnya katering sehat atau vegetarian.

2. Menganalisis Kemampuan Produksi
Kenali kemampuan produksi dari usaha Anda untuk memastikan bisnis tersebut bisa memenuhi permintaan pasar secara konsisten. Untuk itu, Anda harus menganalisis jumlah produk yang bisa dibuat untuk setiap periode penjuakan, akses, dan kemudahan mendapat pasokan bahan, hingga kapasitas produksi.

3. Memperhitungkan Area Promosi
Anda perlu memperhitungkan area promosi jika tidak ingin kewalahan dengan jumlah pesanan yang datang. Hal ini juga terkait strategi pemasaran, misalnya ketika menentukan jangkauan wilayah promosi ketika memesan paket iklan di media sosial. Pengusaha UMKM bisa mulai dengan menyasar konsumen lokal di dalam kota dan area sekitar sebelum melebarkan sayap ke provinsi dan bahkan negara lain.

4. Menganalisis Kompetisi
Industri kuliner adalah bidang usaha yang kompetitif karena popularitasnya. Akan tetapi, setiap calon pengusaha memiliki kompetisi masing-masing. Anda bisa melakukan analisis kompetisi dengan membuat daftar bisnis, baik itu nasional maupun lokal, mendata produk-produk jualan mereka, dan mencari keunggulan mereka. Informasi seperti variasi produk, rasa, bahan, hingga harga bisa Anda jadikan patokan untuk menciptakan strategi.

Baca juga: Ini Dia Rekomendasi Pelatihan Prakerja yang Bisa Kamu Pilih!

5. Memperhitungkan Sumber Biaya
Sumber biaya usaha bisa berasal dari berbagai sumber. Selain tabungan bisnis pribadi, Anda bisa memanfaatkan kredit usaha kecil dari bank dan lembaga non-bank. Kementerian Keuangan juga memiliki program seperti Pembiayaan Ultra Mikro yang bisa Anda manfaatkan untuk memulai bisnis kuliner kecil. Jumlah dana yang bisa Anda dapatkan menjadi patokan dasar untuk pendirian dan strategi untuk mendapatkan Return of Investment (ROI).

Pentingnya SOP dalam Memulai Usaha Kuliner

Source: GoBiz


Pemilik bisnis kuliner wajib memiliki prosedur standar alias Standard Operating Procedure (SOP). Hal ini memastikan hasil produksi memiliki rasa konsisten serta aman untuk konsumsi. Anda harus selalu berpegang pada SOP ini setiap kali memproduksi makanan atau minuman.

Contohnya, dalam bisnis katering rumahan, Anda harus memiliki SOP dalam menyimpan dan mengolah bahan serta membersihkan perlengkapan memasak agar selalu higienis. SOP juga menyangkut konsistensi dalam persiapan memasak, mulai dari mencuci tangan, mengenakan sarung tangan dan masker, etika batuk dan bersin, hingga kebersihan pribadi. Memiliki SOP yang bagus juga akan membantu Anda dalam pengurusan izin usaha dan aspek formal lain dalam bisnis kuliner.

Bisnis yang sukses memiliki konsistensi dalam hal karakteristik produk, misalnya rasa, tekstur, serta pengemasan. SOP tidak hanya menjamin kebersihan, tetapi juga tampilan kemasan, rasa produk, dan semua hal yang membuat konsumen mengenali produk Anda dan ingin membelinya lagi. Ketika bisnis berkembang, Anda bisa memodifikasi SOP tersebut agar bisa meliputi semua aspek bisnis.

Cara Belajar Memulai Usaha Kuliner


Source: Kompas.com


Ingin segera memulai usaha kuliner dengan panduan profesional? Anda bisa mengambil kursus seperti Strategi Membangun Usaha Rintisan Kuliner di Price Course. Kursus ini tersedia untuk semua kalangan dan menawarkan tarif cukup murah. Selain mendapat bimbingan dari tutor profesional, Anda akan memperoleh materi lengkap yang bisa diunduh sebagai panduan saat mulai mendirikan usaha.

Mendirikan usaha kuliner dari nol tentunya membutuhkan banyak pertimbangan. Namun, jika Anda tahu strategi bisnis yang tepat, hasilnya pasti akan sangat memuaskan. Oleh karena itu, pastikan mengikuti Price Course agar proses memulai bisnis kuliner Anda semakin lancar.

Baca juga: Pelatihan dengan Insentif Kartu Prakerja #BenerBenerAmpuh